Thursday, May 24, 2007

Menggugah Semangat Qiyamullail (1)

  1. Mengikhlaskan Niat kepada Allah
Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah Radhiallahu anhu berkata,"Ikhlas adalah apa yang tidak diketahui oleh malaikat sehingga ditulis,tidak diketahui oleh musuh sehingga merusaknya dan tidak dikagumi oleh temannya sehingga membatalkannya."
Para salaf kita sangat bersemangat dalam melakukan ketaatan hanya untuk Allah,tidak riya dan tidak ingin dipuji.Seseorang bertanya kepada Tamim Ad-Dari Radhiyallahu anhu,"Bagaimana shalatmu pada malam hari?"Maka sangat marah kepadanya seraya berkata," Demi Allah,satu rakaat yang aku kerjakan ditengah malam dalam kerahasiaan ,lebih aku senangi daripada shalat diseluruh malam kemudian aku menceritakan kepada manusia."
Saudaraku,perbaikilah niatmu terhadap Tuhanmu dan tunjukkanlah perbuatan dan perkataanmu untuk mendapatkan pahala dari Tuhanmu.

2. Rasakan bahwa Tuhanmu memanggil untuk Qiyamullail
Rasakan dan hadirkan dalam hati dan pikiran anda,bahwa Allah yang Maha Agung,menyeru dan memanggil agar bersimpuh di hadapan-Nya,bercumbu rayu dengan-Nya dan bersenang-senang dengan-Nya dalam kegelapan malam.Akankah anda memenuhi panggilan langit dan bermunajat kepada Tuhanmu dalam kegelapan malam agar mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat?

3. Seruan Rasulullah untuk melakukan Qiyamullail
Dari Amru bin Abasah Radhiyallahu anhu bahwasanya Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda,"Tuhan paling dekat dengan hamba adalah pada waktu pertengahan malam terakhir.Jika kamu punya kesempatan untuk berzikir kepada Allah pada waktu itu,maka lakukanlah"(diRiwayatkan At-Tirmizi)
Wahai saudaraku,berkelilinglah ke lembah orang2 yang bertahajjud dan pindahlah ke tempat orang2 yang bertaubat dari dosa,bertasbihlah bersama orang2 yang bertahajud dan tunduklah seperti orang2 yang meminta.

4. Sejauh mana Para Sahabat Menikmati Qiyamullail
Abdullah bin Wahab Radhiyallahu anhu mengatakan,"setiap kenikmatan dunia hanya mempunyai satu kenikmatan,sedangkan ibadah mempunyai tiga kenikmatan,yaitu:ketika aku mengerjakannya,ketika aku mengingatnya,dan ketika aku diberi pahalanya di akhirat."
Dikatakan kepada Abdul Aziz Ar-Rassibi Radhiyallau Anhu berkata,"kapan waktu yang paling baik untuk bersenang-senang?"Dia menjawab,"Tengah malam ketika aku bercumbu rayu dengan Tuhanku didalamnya".

5. Tidur di Atas Lambung Kanan

6. Qiyamullail dapat Menghilangkan Kelalaian Hati
Yahya bin Mu'adz Ar-Razi Radhiyallahu Anhu berkata,"Obat hati ada lima:membaca Al-Quran dengan bertafakkur,mengosongkan perut(tidak banyak makan),bangun malam,tunduk di waktu sahur,dan berteman dengan orang2 shalih"

7. Rasakan bahwa Allah Melihat dan mendengar Shalat Malam
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman ,"Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri(sembahyang)kurang dari dua pertiga malam,atau seperdua malam,atau sepertiganya dan (demikian pula)segolongan dari orang2 yang bersama kamu"(Al-Muzzammil 20)

8. Kesungguhan Rasulullah dalam Qiyamullail
Dalam sebuah Hadits disebutkan , " Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu Anha bahwa apabila Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan shalat,baginda berdiri hingga pecah-pecah telapak kakinya.Aisyah Radhiallahu anha berkata,'wahai Rasulullah!Mengapa engkau melakukan ini semua?Sedangkan Allah telah mengampunkan segala kesalahanmu di masa yang telah lalu ataupun yang akan datang.'Beliau menjawab,'Wahai Aisyah,Tidak bolehkah aku ingin menjadi seorang hamba yang bersyukur! '" (Muttafaq Alaih)
"Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu berkata,'Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Sallam mengerjakan shalat hingga kedua kakinya lecet.'" (Diriwayatkan Nasai dalam sunannya)

9. Renungkan Sifat Orang-Orang yang bertahajud di Malam Hari
Hasan Al-Bashri Radhiyallahu anhu berkata,"Demi Allah ,aku telah mengetahui suatu kaum(yaitu sahabat Nabi dan tabiin)dan aku berkawan dengan sebagian dari mereka.Mereka tidak gembira sama sekali ketika mendapatkan kekayaan dunia dan tidak sedih jika keduniaan mereka hilang.Bagi mereka semua itu lebih rendah daripada debu ini.Di antara mereka ada yang telah hidup selama lima puluh tahun tetapi belum pernah ganti baju sama sekali dan tidak mempunyai apa2.Tetapi jika malam tiba,mereka bangun di sudut-sudut rumah mereka dengan menengadahkan wajah.Air mata mereka berlinang membasahi pipi dan mereka bermunajat kepada Tuhan.Jika bisa berbuat baik mereka bersyukur dan meminta kepada Allah agar menerima amalannya.Jika berbuat dosa,mereka bersedih dan memohon kepada Allah agar mengampuninya.Mereka masih tetap seperti itu hingga sekarang.Sedangkan kalian berada pada keadaan sebaliknya.Ingatlah,semua amal perbuatan kalian tetap terjaga,kematian menunggu,dan neraka di depanmu.Maka terimalah ketetapan Allah dengan bermunajat kepadaNya setiap malam."

10. Berdo'a kepada Allah agar dimudahkan untuk Qiyamullail
Keteguhan untuk melakukan qiyamullail merupakan pemberian Allah,yang diberikan kepada orang yang berhak diantara hamba-hambaNya,siap berkhalwat dan bermunajat kepada Tuhan-Nya.Maka datanglah kepada tuhanmu,bersimpuhlah dihadapanNya,menghadaplah dengan hatimu kepadaNya,bersandar dan bertawakallah dan memintalah kepada Allah,dengan nada kehinaan dan kebutuhan,agar kamu diberi kekuatan untuk melaksanakan qiyamullail dimalam hari,dan agar kamu diberi air mata,kekhusyuan dan penyesalan,serta semoga kamu dikumpulkan bersama orang-orang yang bertakwa.

.....bersambung insyaAllah .....
----------------------------------------------

minjam buku dari teman.Isi bukunya bagus . alhamdulillah,sedang tertarik ngebacanya.Jadi punya keinginan untuk merangkum seberapa bisa .

Menggugah Semangat Qiyamullail
Muhammad bin Shalih Ash-Shai'ari

No comments: