Wednesday, November 29, 2006

Perangkap Syetan II

bismillah..
kembali mencoba berbagi tentang isi buku ini.
Mungkin sebagian di antara kita ada yang pernah membaca atau mendengar kata-kata "talbis iblis" ,atau kata-kata "ghurur"? Apakah mksdnya ?
Talbis artinya menampakkan kebatilan dalam rupa kebenaran.Adapun makna ghurur ialah semacam kebodohan yang menimbulkan keyakinan bahwa yang rusak itu lurus dan yang hina itu bagus.Sebabnya ialah adanya kerancuan.Iblis menyusup ke dalam diri manusia itu tergantung kepada kadar yang di mungkinkannya,bisa bertambah dan bisa berkurang,tergantung kadar kesadaran dan kelalaian manusia,kemahiran dan kebodohannya.

Mungkin ada baiknya terlebih dahulu kita mengenali Iblis itu sendiri.Dari zaid bin Mujahid ,dia berkata,"iblis itu mempunyai lima anak,yang masing-masing anak di beri tugas tersendiri,lalu dia memberikan nama kepada mereka,yaitu :
  1. Tsabr.Dia adalah pembawa musibah yang di perintahkan untuk merusak ,menyobek saku disaat manusia berduka,menempelengi pipi dan pengakuan pengakuan Jahiliyah lainnya.
  2. A'war. Dia adalah pembawa zina,yang menyuruh manusia kepada zina dan menganggap nya bagus.
  3. Miswath.Dia adalah pembawa dusta,yang mendengar sesuatu lalu dia mendatangi seseorang dan mengabarinya apa yang di dengarnya.Lalu orang itu menemui orang-orang seraya berkata,"Aku telah melihat seseorang yang masih kuingat wajahnya tapi aku tidak tahu namanya,dia berkata kepadaku begini dan begitu".
  4. Dasim.Tugasnya menyusup kedalam diri seseorang tatkala menemui keluarganya,lalu dia menampakkan cela mereka di matanya sehingga membuat marah-marah.
  5. Zaknabur.Dia adalah penguasa pasar yang mengibarkan benderanya di pasar.
Dari mukhallad bin Al-husain,dia berkata "Tidaklah Allah memerintahkan hamba kepada sesuatu,melainkan iblis menghambatnya dengan dua perkara,dan dia tidak peduli dengan yang mana dia akan berhasil mempengaruhinya,entah dengan sikap yang berlebih-lebihan,entah dengan sikap meremehkan"
Dari Hayyat bin Syarahil,dia berkata,"AKu mendengar Abdullah bin umar berkata,"sesungguhnya iblis itu ditempatkan di bumi yang paling bawah.Jika dia bergerak-gerak,maka setiap kejahatan di antara dua orang atau lebih yang ada di muka bumi ikut bergerak karnanya."

Beberapa cara berlindung dari syetan
--------------------------------------
  • Membaca ta'awudz ketika hendak membaca Al-Quran.
Allah telah memerintah kan agar kita berlindung dari syetan yang terkutuk saat hendak membaca Al-Quran.Firman-Nya;"apabila kamu membaca Al-Quran,hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syetan yang terkutuk" (An-Nahl:98)
  • pada waktu sahur di anjurkan untuk membaca Surah Al-Falaq:1-5
  • Dari Hisyam bin urwah,dari ayahnya,dari Aisyah Radhiallahu Anha,bahwa nabi shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "sesungguhnya syetan mendatangi salah seorang di antara kalian seraya bertanya,'siapakah yang menciptakanmu?',Dia menjawab 'Allah Tabaraka wa Ta'ala.Syetan bertanya lagi ,' Lalu siapa yang menciptakan Allah?' ,jika salah seorang di antara kalian merasakan seperti itu,maka hendaklah dia berucap,'aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (aamintu billaahi warosuulih)'.Karena yang demikian itu bisa menghilangkan perasaan itu"
Mutharrif berkata,"aku melihat,bahwa ada anak Adam yang terbaring antara Allah dan iblis.Jika Allah menghendaki untuk melindunginya,maka dia terlindungi,dan jika Dia menelantarkannya,maka dia akan pergi bersama Iblis."

Ketahuilah bahwa perumpamaan Iblis di hadapan orang yang bertakwa dan orang yang tidak bertakwa,seperti seseorang yang duduk dan di hadapannya ada makanan.Lalu ada seekor anjing yang lewat.Orang itu berkata "menyingkirlah!"Maka anjing itu pun menyingkir.Anjing itu lewat di hadapan orang lain yang di depannya ada makanan dan daging.Ketika orang itu menghalaunya,maka anjing itu tidak mau beranjak pergi.Yang pertama perumpamaan orang yang bertakwa yang di hadapannya ada syetan.Dia cukup menghalau syetan dengan dzikir.Sedangkan orang kedua adalah orang yang tidak bertakwa.Syetan tidak mau enyah dari sisinya.

Ketahuilah bahwa hati itu bagaikan benteng.Di sekelilingnya ada pagar dan pagar itu mempunyai beberapa pintu.Sekalipun begitu,disana masih ada celah-celah yang bisa di masuki.Yang menjaga celah-celah ini adalah akal dan para malaikta.Ada beberapa satuan pasukan penyerang yang senantiasa mendatangi benteng itu,pasukan hawa nafsu dan syetan.Pasukan penyerang ini senantiasa datang dari waktu ke lain waktu dan tak mungkin bisa di hentikan,sehingga peperangan terus berkecamuk antara penghuni benteng dan pasukan penyerang(musuh).Pasukan syetan berputar-putar mengelilingi benteng mencari kelengahan penjaga untuk bisa melewati celah.Berarti,penjaga harus mengetahui seluruh pintu benteng dan celah-celah yang ada di bawah tanggung jawabnya,tidak boleh lengah walau sekejap pun.Sebab musuh juga tidak pernah lengah walau sekejap pun.

buku :Perangkap Syetan
Ibnul Jauzy

No comments: