Wednesday, November 29, 2006

Hanya pada-Mu ya Rabb

Assalamualaykum warahmatullah wabarakatuh;
Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan cinta untuk mendapatkan apa yang dicintai sebagai jalan,yang menciptakan ketaatan dan ketundukan kepadaNYA berdasarkan ketulusan cinta sebagai bukti,yang menggerakkan jiwa kepada berbagai bentuk kesempurnaan sebagai sugesti untuk mencari dan mendapatkan cinta itu,yang telah menganugerahi alam atas dan alam bawah untuk mengeluarkan kesempurnaanNYA dari kekuatan kepada perbuatan sebagai penghamparan,yang telah membangkitkan hasrat dan minat untuk meraih tujuannya sebagai pengkhususan baginya.
Mahasuci Allah yang membalikkan hati seperti yang dikehendaki dan yang tidak dikehendaki menurut kekuasaanNYA,yang telah mengeluarkan segala yang hidup berdasarkan hikmah NYA,yang menjadikan segala yang dicintai untuk kepentingan yang mencintai sebagai bagian baginya,baik yang dicintai itu benar atau salah,yang dengan cintanya itu dia dijadikan bahagia atau menderita.
Mahasuci Allah yang telah melebihkan orang-orang yang mencintai-NYA,mencintai kitab-NYA dan Rasul-NYA daripada seluruh pecinta.Dengan cinta dan untuk cintalah langit serta bumi diciptakan.Atas dasar cintalah semua makhluk diberi fitrahnya masing-masing.Dengan cintalah jiwa manusia merasa beruntung karena mendapatkan tuntutan dan harapannya,terhindar dari kebinasaan dan menjadikannya sebagai jalan untuk menuju Rabb-nya.Hanya cintalah yang bisa diharapkan dan sekaligus sebagai sarana.Dengan cintalah manusia bisa memperoleh kehidupan yang layak dan mereguk kelezatan iman,karena ridha kepada Allah sebagai Rabb,islam sebagai agama dan Muhammad sebagai Rasul.
Ketika sebagian besar umat manusia dizaman ini menghadapkan hati mereka untuk sesuatu yang fana,menyerahkan segenap jiwanya dari pagi hingga petang untuk sebuah kemewahan,dan menyanjung sebuah cinta yang belum tentu dengan cintanya itu ia bisa raih kebahagian,yang mungkin ada ia mendapat penderitaan dengan cintanya itu karena ia tidak meletakkan pondasi terpenting dalam cintanya.Dimanakah kita ada??ataukah kita termasuk dalam golongon tersebut??Aku ingin mengajak diriku dan dirimu untuk kembali melihat hati kita.Untuk kembali berbicara dengan nurani kita,dimanakah kita meletakkan hati kita,dimanakah kita meletakkan cinta kita.Aku katakan ini tak lain adalah sebagai tamparan untukku agar diri ini kembali bangun dari tidurku karena gemerlapnya dunia telah membuatku lalai dan lupa akan tujuan terpenting yang telah Allah gariskan untukku.Dan aku berharap tamparan ini juga bisa memberi manfaat padamu wahai saudaraku,agar engkau tak terjatuh sepertiku karena aku mencintaimu.

Saudaraku..Allah subhanahu wata'ala telah menjelaskan sifat-sifat dunia seperti yang telah Allah jelaskan dalam firman-NYA surat ghafir ayat 39:"Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan sementara dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal".dan Allah azza wa jalla juga berfirman:"Dan ketauhilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya disisi Allah-lah pahala yang besar(al-anfal:28)Rasulullah salallahu 'alaihi wassalam bersabda:"Hari kiamat telah dekat,sedangkan manusia menjadi lebih rakus akan kenikmatan dunia,mereka menjadi lebih jauh denganAllah"(riwayat Al-Hakim).
Bukankah dengan mata kepala kita sendiri,kita telah melihat manusia begitu sangat rakus akan harta dunia,kedudukan dan menganggap bahwa sebuah kemuliaan itu dilihat dari seberapa tinggi jabatannya,seberapa banyak hartanya.
Saudaraku..panah-panah kematian telah diarahkan kedada-dada kita.jika panah itu telah lepas dari busurnya maka ia takkan pernah meleset dari sasaran.Ya..kematian.dialah pemisah kenikmatan yang fana ini.dan menghantarkan kepada kenikmatan yang abadi atau kesengsaraan yang tiada bertepi.

Mari kita ambil manfaat dari perkataan Ibrahim At-Taimy.ia mengatakan"aku mengandaikan jiwaku ada disurga.aku makan buah-buahan ,minumair sungainya dan aku memeluk bidadarinya.Dan aku juga berandai jiwaku ada dineraka.aku makan buah zaqqum,minum air nanah dan berusaha melepaskan ikatan rantai dan belenggunya.aku katakan kepada diriku sendiri,"kamu mau apa?"Diriku menjawab,"aku mau dikembalikan kedunia agar aku bisa beramal shalih."Ibrahim melanjutkan,maka aku berkata,"kamu itu hanya berangan-angan saja,maka rasakanlah."Yahya bin Mu'adz berkata,"Jika Kamu mengampuniku maka Engkau adalah sebaik-baik penyayang namun jika Engkau menimpakan siksa maka sesungguhnya Engkau tidaklah zalim."Semoga Allah menjadikan jalan kita didunia ini berakhir pada surga Adn dan semoga kita termasuk golongan orang yang mengumpulkan bekal dialam fana ini untuk alam yang penuh kenikmatan abadi dan perlimdungan yang berkesinambungan.Semoga Allah menyatukan saya,anda,bapak-bapak kita,ibu-ibu kita dan segenap kerabat kita pada lintasan rahmat-NYA dan semoga pula memasukkan kita kedalam golongan orang-orang yang tidak dirundung ketakutan dan tidak pula bersedih.

Wassalamualaykum warahmatullah

(sumber:Buku Taman orang-orang jatuh cinta dan memendam rindu dan buku "dunia ditanganku akhirat dihatiku")

No comments: