Thursday, July 13, 2006

KETIKA SENYUM ITU PUDAR


Mentari pagi mengintip malu di sudut jendela kamar
Menyapa hangat namun samar
"......Wahai..,lihatlah hari ini telah dimulai,sambutlah hari mu
Mengapa kau buang waktu mu,hari ini telah dimulai
Mengapa masih tertegun dengan senyum hampa mu
Wahai..,lihatlah malam tlah berganti.Lihatlah cahaya ini.
Ucapkan syukur kepada Rabb mu. Karna sungguh,Hanya Allah saja yang tau,ketika
tidurmu...akan jadi tidur panjangmu hingga tiba waktu mu di bangkitkan kembali...
Namun lihatlah hari ini,kesempatan itu masih di beri,nafas itu masih berhembus,jantung itu
masih berdenyut....
Perbaikilah langkahmu,jangan sia sia kan kesempatan...
Wahai...,dimanakah senyum mu.Lihat lah sapaanku...
Lihatlah angin yang berhembus semilir,lihatlah pucuk daun yang berembun,segar.Lihatlah
semut2 yg sibuk berlomba,dengarlah kicauan burung yg meracau centil di dahan tersembunyi
pandanglah awan yg menaungi mu dari sengatan matahari,pandang lah sekelilingmu..,lihatlah
lihatlah,Rabb mu ciptakan smua untukmu..
Wahai...,ucapkan lah Alhamdulillah..
Buang gundahmu,usut tangismu...
Susah ,gundah,tangis mu kan berganti seiring bergantinya hari ini..
Seiring bergantinya malam mu.Untuk itulah hari ini ada...
Tuk hilangkan gundahmu,perbaiki masalah mu,tuk beri semangat mu,tuk
bangkitkan senyummu..." ,mentari menyapa...
Ya...ketika senyum ini pudar..
Namun senyum mentari pagi tak pernah pudar..
Walaupun hanya samar...
Tapi insyaAllah,,cukup tuk buat mata ini berbinar..
Syukur ku terucap untuk mu ya Robb,,alhamdulillah..
tlah ciptakan ...mentari pagi

siapapun yang merasa hari ini senyumnya pudar..
Minna...isshoni ganbarou...!
sekkaku chansu ga aru kara..
tapi hati-hati,jangan tebar senyum
dan..jangan keseringan senyum2 sndri tanpa sebab :D

Semoga bermanfaat

No comments: